PENGARUH JUMLAH PELAYANAN RAWAT JALAN, RAWAT IGD DAN RAWAT INAP TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) CIDERES KABUPATEN MAJALENGKA

  • Vina Andita
  • Wawat Hermawat
  • Neneng Sri Hartati
Keywords: Outpatient Services, Outpatient IGD, Inpatient, Income Level

Abstract

The paradigm shift in which the raft house formerly as a not-for-profit business entity became a socioeconomic enterprise. The amendment forced the hospital management to be carried out to adjust to the change. The efforts to be made by the hospital to survive and expand is to increase the income of the
patient, because the patient is a source of income from the Hospital either out of pocket or indirectly through health insurance. Without a patient, the hospital can not survive and grow due to the high cost of operation. This study aims to examine the effect of the number of outpatient services, IGD and hospitalization to the income level of Cideres General Hospital simultaneously or partially. In this study, the method used is a correlational-causal method with a quantitative approach. Teknik analysis of data used are correlation analysis, coefficient of determination multiple, coefficient of determination and hypothesis test by using t test and test f. The results showed that there was a significant influence on the number of outpatient services, hospitalization and hospitalization to the income level of General Hospital Cideres. That is, the more the number of outpatient patients, outpatient of IGD and inpatient simultaneously will also increase hospital income, otherwise if the number of outpatient patients, hospitalization and hospitalization decreased will also decrease the income level of Cideres Hospital.

Abstrak

Perubahan paradigma dimana rumah sakit yang dahulunya sebagai lembaga usaha not for profit menjadi lembaga usaha sosio-economic. Perubahan tersebut memaksa manajemen rumah sakit yang dilaksanakan harus menyesuaikan dengan perubahan tersebut. Upaya-upaya yang harus dilakukan oleh rumah sakit untuk tetap bertahan dan berkembang adalah meningkatkan pendapatan dari pasien, karena pasien merupakan sumber pendapatan dari Rumah Sakit baik secara langsung (out of pocket) maupun secara tidak langsung, melalui asuransi kesehatan. Tanpa adanya pasien maka rumah sakit tidak dapat bertahan dan berkembang mengingat besarnya biaya untuk operasional yang sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh jumlah pelayanan pasien rawat jalan, rawat IGD dan rawat inap terhadap tingkat pendapatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cideres secara simultan maupun secara parsial. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode korelasionalkausal dengan pendekatan kuantitatif.Tenik analisis data yang digunakan yaitu analisis korelasi, koefisien determinasi berganda, koefisien determinasi dan uji hipotesis dengan menggunakan uji t dan uji f. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan jumlah pelayanan pasien rawat jalan, rawat IGD dan rawat inap terhadap tingkat pendapatan RSUD Cideres. Artinya, semakin banyak jumlah pasien yang rawat jalan, rawat di IGD dan rawat inap secara bersamaan akan meningkatkan pula pendapatan rumah sakit, sebaliknya jika jumlah pasien yang rawat jalan, rawat IGD dan rawat inap menurun akan menurun pula tingkat pendapatan RSUD Cideres.

Published
2020-02-14
How to Cite
Andita, V., Hermawat, W., & Sri Hartati, N. (2020). PENGARUH JUMLAH PELAYANAN RAWAT JALAN, RAWAT IGD DAN RAWAT INAP TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) CIDERES KABUPATEN MAJALENGKA. Jurnal Ekonomi Manajemen, 14(2), 370-378. Retrieved from https://oaj.stiecirebon.ac.id/index.php/jem/article/view/64