PENGARUH KUALITAS KEHIDUPAN KERJA, DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI UPTD PUSKESMAS SUNYARAGI KOTA CIREBON

  • Triani Patra Pertiwi
  • Retina Sri Sedjati
Keywords: : Quality of Work Life (X1), Work Discipline (X2), Working Environment (X3), Employee Performance (Y), Kualitas Kehidupan Kerja(X1), Disiplin Kerja (X2), Lingkungan Kerja (X3), Kinerja Pegawai (Y)

Abstract

Abstract

 

Influence Quality of Work Life, Discipline Work and Work Environment on Employee Performance in UPTD Sunyaragi health center. Thesis. Cirebon: Master of Management College of Economics Cirebon, 2016.

PHC is unity functional organization that organizes health effort that is comprehensive, integrated, equitable acceptable and affordable by the community with the active participation of communities and use the results of the development of science and appropriate technology, at a cost that can be borne by the government and the wider community in order to achieve optimal health status, without neglecting the quality of services to individuals (MOH, 2009). Human resources is key to the success of an organization for the product quality organizations affected by the quality and productivity of its human resources (Siagian, 1996) and it is now have increasingly realized is that HR is an asset that the highest influence, because the level of benefits from resources in other fine financial or non-financial is very dependent on effective use of human resources (Anwar, 1996). Many factors can affect performance, among lainmotivasi, leadership, work environment, work discipline, work culture, communication, commitment, position, quality of work life, training, compensation, job satisfaction, and many others. All of these factors influence, depending on the actual facts that occurred, there are dominant and some are not (Wahyuddin, 2006).

This study aimed to obtain information about the influence of free variable that is; Quality of Work Life (X1), Work Discipline (X2), Working Environment (X3) with dependent variable is employee performance (Y) in UPTD Sunyaragi health centers, either individually or jointly.

This study will use the survey method explanation. Total population in this study amounted to 35 people. Total sample used was 35 respondents.

In this study, there are four main conclusion, namely (1) Variable Quality of Work Life has a positive and significant impact on employee performance in UPTD Puskesmas Sunyaragi Cirebon. That is if Quality of Work Life increases, employee performance will increase as well. Vice versa if the Quality of Work Life decreases, then the Employee Performance will be reduced. (2) Variable Work Discipline has a positive and significant impact on employee performance in UPTD Puskesmas Sunyaragi Cirebon. This means that if the Work Discipline increases, the Employee Performance will also increase. Vice versa if the Discipline Working to the employee is reduced, then they too will decrease performance. (3) Working Environment Variables has a positive and significant impact on employee performance in UPTD Puskesmas Sunyaragi Cirebon. This can be interpreted if the level of employee work environment improved, then their performance will also be increased. Likewise, if the Work Environment they decline, then naturally their performance will also decrease. (4) Taken together, three variables examined significant positive bepengaruh on Employee Performance in Puskesmas UPTD Sunyaragi Cirebon by 54.9% while the remaining 45.1% came from other factors beyond the framework of this study. Of the three variables were developed quality of working life have contributed the most, the next and last is the Work Environment Work Discipline. But the increase in the effect will be greater if the implementation is modernized with management efforts better.

 

 

Abstrak

 

Pengaruh Kualitas Kehidupan Kerja, Disiplin Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai di UPTD Puskesmas Sunyaragi.  Tesis.  Cirebon : Program Magister Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cirebon, 2016.

Puskesmas merupakan kesatuan organisasi fungsional yang menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu, merata dapat diterima dan terjangkau oleh masyarakat dengan peran serta aktif masyarakat dan menggunakan hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna, dengan biaya yang dapat dipikul oleh pemerintah dan masyarakat luas guna mencapai derajat kesehatan yang optimal, tanpa mengabaikan mutu pelayanan kepada perorangan (Depkes, 2009). Sumberdaya manusia adalah kunci keberhasilan suatu organisasi karena kualitas produk organisasi dipengaruhi oleh kualitas dan produktivitas SDM-nya (Siagian, 1996) dan hal yang kini harus semakin disadari adalah bahwa SDM merupakan aset yang paling tinggi pengaruhnya, karena tingkat manfaat dari sumberdaya-sumberdaya lainnya baik finansial maupun non finansial sangat bergantung pada tingkat efektifitas pemanfaatan SDM (Azwar, 1996). Banyak faktor yang dapat mempengaruhi kinerja, antara lainmotivasi, kepemimpinan, lingkungan kerja, disiplin kerja, budaya kerja, komunikasi, komitmen, jabatan, kualitas kehidupan kerja, pelatihan, kompensasi, kepuasan kerja, dan masih banyak yang lain. Semua faktor tersebut berpengaruh, tergantung pada fakta yang terjadi sebenarnya, ada yang dominan dan ada pula yang tidak (Wahyuddin, 2006).              

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai pengaruh antara variable bebas yaitu; Kualitas Kehidupan Kerja (X1), Disiplin Kerja (X2), Lingkungan Kerja (X3 )dengan variable terikat yaitu Kinerja Pegawai (Y) di UPTD Puskesmas Sunyaragi, baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama.

                Penelitian ini akan menggunakan Metode survei Penjelasan. Jumlah populasi pada penelitian ini berjumlah 35 orang. Total sampel yang digunakan adalah sebanyak 35 responden.

Dalam penelitian ini terdapat empat kesimpulan pokok, yaitu (1) Variabel Kualitas Kehidupan Kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai di UPTD Puskesmas Sunyaragi Kota Cirebon. Artinya jika Kualitas Kehidupan Kerja meningkat maka Kinerja Pegawai akan meningkat pula. Begitupun sebaliknya jika Kualitas Kehidupan Kerja menurun, maka Kinerja Pegawai akan menurun pula. (2) Variabel Disiplin Kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai di UPTD Puskesmas Sunyaragi Kota Cirebon. Artinya jika Disiplin Kerja meningkat, maka Kinerja Pegawai juga akan meningkat. Begitu juga sebaliknya jika Disiplin Kerja terhadap pegawai berkurang, maka Kinerja merekapun akan menurun. (3) Variabel Lingkungan Kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai di UPTD Puskesmas Sunyaragi Kota Cirebon. Hal tersebut dapat diartikan jika tingkat Lingkungan Kerja pegawai ditingkatkan, maka Kinerja mereka juga akan meningkat. Begitu juga sebaliknya, jika Lingkungan Kerja mereka menurun, maka dengan sendirinya Kinerja mereka juga akan menurun. (4) Secara bersama-sama, Ketiga variabel yang diteliti bepengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Pegawai di UPTD Puskesmas Sunyaragi Kota Cirebon  sebesar 54,9 % sementara sisanya 45,1 % berasal dari faktor lain di luar kerangka penelitian ini. Dari ketiga variabel yang dikembangkan Kualitas Kehidupan kerja memiliki kontribusi yang paling besar, berikutnya Lingkungan Kerja dan terakhir adalah Disiplin Kerja. Akan tetapi peningkatan pengaruhnya akan lebih besar jika dalam implementasinya dimodernisasi dengan upaya-upaya manajemen yang lebih baik lagi.

Published
2019-08-31
How to Cite
Triani Patra Pertiwi, & Retina Sri Sedjati. (2019). PENGARUH KUALITAS KEHIDUPAN KERJA, DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI UPTD PUSKESMAS SUNYARAGI KOTA CIREBON. Jurnal Ekonomi Manajemen. Retrieved from https://oaj.stiecirebon.ac.id/index.php/jem/article/view/36
Section
Articles